Karya Tulis Ilmiah



PERBEDAAN TINGKAT PENDIDIKAN IBU, POLA ASUH DAN TINGKAT KONSUMSI (ENERGI, PROTEIN) ANTARA ANAK BALITA DENGAN STATUS GIZI KURANG DAN NORMAL DI DESA NGAJUM KECAMATAN NGAJUM KABUPATEN MALANG

Prodi : POLTEKES MALANG PRODI DIII GIZI
Pengarang : HIDAYATUL LAILIYAH
Dosen Pembimbing : di bawah bimbingan B.Doddy Riyadi dan I Nengah Tanu K
Klasifikasi/Subjek : , pola asuh,gizi
Penerbitan : , Malang: 2013.
Bahasa : Indonesia
PENYIMPANAN
Lokasi : PUSAT-33-A-
Jumlah : 0

Abstraksi

ABSTRAKSI Hidayatul Lailiyah : Perbedaan Tingkat Pendidikan Ibu, Pola Asuh dan Tingkat Konsumsi (Energi, Protein) antara Anak Balita dengan Status Gizi Kurang Dan Normal Di Desa Ngajum Kecamatan Ngajum Kabupaten Malang (di bawah bimbingan B.Doddy Riyadi dan I Nengah Tanu K). Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2010 menunjukkan bahwa secara nasional penduduk Indonesia yang mengkonsumsi energi dibawah kebutuhan minimal ( kurang dari 70% dari AKG bagi orang Indonesia) adalah sebanyak 40%. Sedangkan penduduk yang mengkonsumsi protein dibawah kebutuhan minimal ( kurang dari 80% dari AKG bagi orang Indonesia ) adalah sebanyak 37%. Sedangkan berat badan kurang pada balita adalah sebesar 17,9%. Terdiri dari 4,9% gizi buruk dan 13,0% gizi kurang. Berdasarkan pemantauan ststus gizi balita yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Malang pada bulan September tahun 2012 terdapat 65 balita menderita gizi buruk se-Kabupaten Malang. Dari data tersebut diperoleh sebesar 12.3% balita menderita gizi buruk Di Kecamatan Ngajum Kabupaten Malang. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis perbadaan tingkat pendidikan ibu, pola asuh dan tingkat konsumsi energi dan tingkat kmonsumsi protein antara anak balita dengan status gizi kurang dan normal Di Desa Ngajum Kecamatan Ngajum Kabupaten Malang dengan menggunakan desain penelitian case contro. Data yang dikumpulkan meliputi tingkat pendidikan ibu, pola asuh, tingkat konsumsi (energi,protein), dan status gizi balita. sampel yang diambil berjumlah 20 balita gizi kurang dan 20 balita gizi normal melalui pengukuran antropometri BB dan Food Recall 2x24 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 52.5% ibu balita di Desa Ngajum memiliki tingkat pendidikan tinggi sampai sedang, dan 47.5% memiliki tingkat pendidikan yang rendah (tamat SD/tidak pernah bersekolah), 77.5% pola asuh ibu terhadap balita dalam kategori baik sampai cukup, dan sebanyak 22.5% dalam kategori kurang, sebanyak 42.5% balita memiliki tingkat konsumsi energi normal dan 62.5% memiliki tingkat konsusi protein normal sampai diatas AKG. Hasil uji statistik chi square test menunjukan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan tingkat pendidikan ibu, pola asuh dan tingkat konsumsi (energi, protein) antara balita dengan status gizi kurang dan normal. Melalui penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi bagi pihak atau lembaga baik pemerintah maupun swasta sebagai bahan pertimbangan dalam merencanakan dan penanganan masalah gizi yang sedang terjadi. Kata kunci : Tingkat pendidikan ibu, pola asuh, tingkat konsumsi energi dan protein, status gizi.



Lampiran