Karya Tulis Ilmiah



ASUHAN GIZI PADA PASIEN STROKE NON HEMORAGIK DI BAGIAN INTERNA RUANG MAWAR (Studi Kasus di RSUP Sanglah Denpasar Bali)

Prodi : POLTEKKES KEMENKES MALANG DIII GIZI
Pengarang : VENI LESTARI PURI PURNAMI
Dosen Pembimbing : Etik Sulistyowati., S.Gz., M.Kes dan Drg. Rinawati Basuki M.Kes.
Klasifikasi/Subjek : ,
Penerbitan : , Malang: 2014.
Bahasa : Indonesia
PENYIMPANAN
Lokasi : PUSAT-33-A-
Jumlah : 0

Abstraksi

ABSTRAK Veni Lestari Puri Purnami, 2014. Asuhan Gizi pada Pasien Stroke Non Hemoragik di Bagian Interna Ruang Mawar RSUP Sanglah Denpasar Bali. KaryaTulis Ilmiah, Program Studi Diploma III Gizi Malang. Politeknik Kesehatan Malang. Pembimbing: Etik Sulistyowati., S.Gz., M.Kes dan Drg. Rinawati Basuki M.Kes. Stroke merupakan penyakit ke enam yang menjadi penyebab kematian di negara berpenghasilan rendah dan penyakit kedua penyebab kematian di negara berpenghasilan tinggi. Pada tahun 2008, stroke dan penyakit cerebrovascular lainnya menyebabkan 6,2 juta orang meninggal (WHO, 2008). Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mengetahui asuhan gizi pada pasien stroke non hemoragik di Bagian Interna Ruang Mawar RSUP Sanglah Denpasar Bali. Metode penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan desain case studies di RSUP Sanglah Denpasar Bali pada tanggal 09 Mei sampai dengan 12 Mei 2014. Subyek penelitian ini adalah seorang pasien laki – laki rawat inap di ruang Mawar/8 dengan diagnosis stroke non hemoragik, mendapat terapi diet dari rumah sakit, serta bersedia menjadi subyek penelitian. Data yang dikumpulkan meliputi identitas pasien, terapi diet, tingkat konsumsi pasien yang dilakukan dengan wawancara, observasi, pengukuran dan perhitungan secara langsung pada pasien, keluarga, serta ahli gizi rumah sakit. Data yang diperoleh ditabulasikan dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terapi diet yang diberikan adalah diet stroke II B; energi 1800 kkal, protein 67,5 gr, lemak 40 gr, karbohidrat 292,5 gr. Terapi edukasi berupa konsultasi dan motivasi yang telah berlangsung menunjukkan bahwa pasien dan keluarga telah memahami dengan baik materi yang telah diberikan, hal ini dibuktikan bahwa pasien tidak mengkonsumsi makanan dari luar rumah sakit. Tingkat konsumsi energi dan zat gizi pasien tergolong kategori defisit, hal ini disebabkan karena pasien mengalami penurunan nafsu makan karena keadaan lemah dan bedrest, sehingga asupan makan pasien kurang maksimal. Kata Kunci : Asuhan Gizi, Stroke Non Hemoragik, Tingkat Konsumsi



Lampiran