Karya Tulis Ilmiah



ASUHAN GIZI BALITA GIZI BURUK DENGAN PEMBERIAN PMT PENYULUHAN TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN, TINGKAT KONSUMSI (ENERGI DAN PROTEIN), SERTA STATUS GIZI (BB) DI DESA TOYOMARTO KECAMATAN SINGOSARI KABUPATEN MALANG

Prodi : POLTEKKES KEMENKES MALANG DIII GIZI
Pengarang : WAHYU TRIANASARI
Dosen Pembimbing : I Nengah Tanu Komalyna dan Tapriadi
Klasifikasi/Subjek : ,
Penerbitan : , Malang: 2014.
Bahasa : Indonesia
PENYIMPANAN
Lokasi : PUSAT-33-A-
Jumlah : 0

Abstraksi

ABSTRAK Trianasari, Wahyu (2014). Asuhan Gizi Balita Gizi Buruk dengan Pemberian PMT Penyuluhan terhadap Perubahan Tingkat Pengetahuan, Tingkat Konsumsi (Energi dan Protein), serta Status Gizi (Perubahan BB) Di Desa Toyomarto Kecamatan Singosari Kabupaten Malang. Karya Tulis Ilmiah, Program Studi DIII Gizi Malang. (Dibawah bimbingan I Nengah Tanu Komalyna dan Tapriadi) Kesehatan merupakan salah satu dimensi pembangunan manusia. Salah satu indikator pencapaian pembangunan kesehatan adalah status gizi anak usia dibawah lima tahun (balita) karena berkaitan dengan rendahnya pelayanan kesehatan. Penderita gizi buruk umumnya adalah balita dan anak-anak. Gizi buruk yang dialami pada balita dapat berakibat negatif terhadap perkembangan intelektual tersebut dimasa dewasa. Berdasarkan hasil survei pendahuluan pada salah satu balita dengan status gizi buruk didapatkan hasil bahwa ibu balita belum pernah mendapatkan edukasi dari tenaga kesehatan, ibu baru memberikan makanan kepada balita apabila balita tersebut meminta makan dan berdasarkan hasil recall asupan makanan balita tergolong defisit tingkat berat, makanan yang dimakan tidak memenuhi syarat gizi seimbang. Penelitian ini dilakukan di Desa Toyomarto Kec. Singosari Kab. Malang. Pengambilan data dilakukan pada bulan Maret-April 2014. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh asuhan gizi balita gizi buruk dengan pemberian PMT Penyuluhan terhadap perubahan tingkat pengetahuan, tingkat konsumsi (energi dan protein) serta status gizi (perubahan berat badan) balita gizi buruk di Desa Toyomarto Kec. Singosari Kab. Malang. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain studi kasus. Setelah diberikan asuhan gizi kepada balita dengan status gizi buruk yang dilakukan selama 21 hari dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan ibu balita mengalami peningkatan dari katagori cukup dengan nilai 56,6 menjadi katagori baik sekali dengan nilai 86,6. Peningkatan pengetahuan juga mempengaruhi tingkat konsumsi energi dan protein balita. Perubahan tingkat konsumsi energi dan protein balita selama 21 hari cenderung meningkat, dari rata-rata asupan energi dan protein sebelum dilakukan intervensi yaitu sebesar 53,4% (defisit tingkat berat) dan 81% (defisit tingkat ringan) naik menjadi 73,8% (defisit tingkat sedang) dan 116% (normal) setelah intervensi. Peningkatan asupan menyebabkan berat badan balita cenderung meningkat dari 7,4 kg pada hari pertama menjadi 8 kg pada hari terakhir. Asuhan gizi dikatakan berhasil karena terjadi kenaikan ≥ 50 g/kgBB/minggu. Untuk mencapai berat badan ideal pada balita, ibu balita diharapkan tetap akan menerapkan edukasi yang telah diberikan serta memperhatikan asupan makanan balita dan diharapkan keaktifan tenaga kesehatan untuk memberikan edukasi setelah mengetahui berat badan balita turun saat penimbangan. Kata kunci : Tingkat Pengetahuan, Tingkat Konsumsi, Peningkatan Berat Badan



Lampiran

File Sampul : [ Depan ]   [ Dalam/Resmi ]

File Lembar Keaslian : [ Unduh ]

File Lembar Persetujuan : [ Unduh ]

File Lembar Pengesahan : [ Unduh ]

File Abstraksi : [ Indonesia ]   [ Inggris ]

File Pengantar : [ Unduh ]

File Daftar Isi : [ Unduh ]

File Daftar Tabel : [ Unduh ]

File Daftar Gambar : [ Unduh ]

File Daftar Lampiran : [ Unduh ]

File BAB I : [ Unduh ]

File BAB II : [ Unduh ]

File BAB III : [ Unduh ]

File BAB IV : [ Unduh ]

File BAB V : [ Unduh ]

File Daftar Pustaka : [ Unduh ]

File Lampiran : [ Unduh ]