Repository Karya Dosen



ANALISIS FAKTOR-FAKTOR KEAKURATAN KODE DIAGNOSIS PENYAKIT DI PUSKESMAS KOTA MALANG

Kumpulan : Jurnal Ilmiah (Non-Kategori) [Indonesia]
Edisi/Volume : ,
Pengarang : dr. Endang Sri Dewi H. S., MQIH
Klasifikasi/Subjek : , Akurasi kode, Faktor-faktor keakuratan kode diagnosis
Penerbitan : Poltekkes Kemenkes Malang, Malang: 2016.
Bahasa : Indonesia
PENYIMPANAN
Lokasi : PUSAT-25-A-
Jumlah : 1

Abstraksi

ABSTRAK Pengkodean harus sesuai klasifikasi ICD-10 guna mendapatkan kode yang akurat. Pengetahuan tentang pengkodean, pelatihan tentang koding, adanya SOP kodefikasi, ketersediaan Buku ICD-10 sebagai pedoman kodefikasi serta pengalaman petugas dalam kodefikasi sangat mempengaruhi keakuratan petugas dalam mengkode penyakit. Penelitian ini bertujuan menganalisa keakuratan kode diagnosis penyakit berdasarkan ICD-10, serta menganalisa faktor-faktor keakuratan kode diagnosis penyakit di 5 Puskesmas Rawat Jalan Kota Malang. Jenis penelitian adalah cross sectional correlasional. Variabel bebasnya adalah faktor-faktor yang mempengaruhi akurasi koding yaitu pengalaman kerja, pelatihan tentang koding, ketersediaan buku ICD-10, ketersediaan SOP kodefikasi dan pengetahuan tentang koding, dan sebagai variabel terikatnya adalah akurasi koding. Jumlah sampel petugas kodefikasi sebanyak 15 petugas terdiri dari 5 tenaga dokter, 5 tenaga dokter gigi dan 5 tenaga perawat yang berasal dari 5 Puskesmas dan kesemuanya terlibat dalam pengkodean diagnose penyakit di Puskesmas. Jumlah sampel dokumen RM rawat jalan yang diperiksa keakuratannya dari setiap Puskesmas sebanyak 36 dokumen, yang diambil dengan metode purposive sampling. Hasil analisa keakuratan kodefikasi menunjukkan lebih dari 50% responden mempunyai keakuratan kodefikasi diagnosisnya masih dibawah skor 50. Hasil uji Fisher's Exact Test secara statistik signifikan (p < 0,05) menunjukkan adanya pengaruh pengalaman kerja mengkode, tersedianya SOP kodefikasi dan pengetahuan tentang koding, terhadap akurasi kode. Sebagai saran perlunya ditindaklanjuti dengan peningkatan pengetahuan dan ketrampilan tenaga pengkode di 5 Puskesmas Rawat Jalan Kota Malang khususnya dalam penggunaan buku ICD-10 sebagai pedoman dalam melakukan pengkodean di Puskesmas untuk meningkatkan keakuratan dalam melakukan kodefikasi serta perlu dilakukan kegiatan monitoring dan evaluasi secara berkala dari pimpinan Puskesmas terhadap petugas kodefikasi dalam pelaksanaan kegiatan kodefikasi di Puskesmas. Kata Kunci : Akurasi kode, Faktor-faktor keakuratan kode diagnosis



Lampiran

File Abstraksi : [ Unduh ]