Repository Karya Dosen



UPAYA PERLINDUNGAN IBU HAMIL SEBAGAI PEROKOK PASIF MELALUI KEGIATAN RUMAH BEBAS ASAP ROKOK DI KELURAHAN BINTORO KECAMATAN PATRANG KABUPATEN JEMBER

Kumpulan : Jurnal Ilmiah (Non-Kategori) [Indonesia]
Edisi/Volume : ,
Pengarang : Dr. Moh. Wildan, A.Per.Pen., MPd.
Klasifikasi/Subjek : ,
Penerbitan : Poltekkes Kemenkes Malang, Malang: 2018.
Bahasa : Indonesia
PENYIMPANAN
Lokasi : PUSAT-25-A-
Jumlah : 1

Abstraksi

ABSTRAK Hasil penelitian Badan Litbang Kemenkes pada tahun 2010 menunjukkan bahwa angka kematian akibat penyakit yang terkait dengan tembakau terjadi 190.260 orang atau sekitar 12,7% dari seluruh kematian ditahun yang sama. Sejauh ini pemerintah telah melakukan upaya meminimalisir dan menanggulangi penyebab rokok terutama perokok pasif dengan mengeluarkan kebijakan dan membuat aturan, seperti Peraturan Pemerintah nomor 109 tahun 2012 tentang Pengamanan bahan yang mengandung zat adiktif berupa produk tembakau bagi kesehatan dan penjabarannya. Meskipun masyarakat banyak yang telah mengetahui akan bahaya mengkonsumsi rokok, namun masih banyak juga yang tidak menghiraukan bahaya tersebut. Asap rokok yang dihembuskan oleh perokok membahayakan kesehatan isteri, anak-anak dan anggota keluarga lain yang tidak merokok. Tujuan penelitian ini mengembangkan upaya perlindungan perokok pasif melalui kegiatan Rumbar (Rumah bebas asap rokok) di dusun Krajan kelurahan Bintoro kecamatan Patrang kabupaten Jember. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan dilanjutkan dengan metode kualitatif (mixed methods), dengan rancangan concurrent embedded studi (Creswell & Clark, 2007). Untuk mengetahui perubahan pengetahuan keluarga dan untuk mengevaluasi keberhasilan program Rumah Bebas Asap Rokok dilakukan analisis uji paparan asap di dalam rumah dengan membandingkan sebelum dan sesudah program Rumah bebas asap rokok.menggunakan metode kuantitatif, jenis penelitian quasi eksperimen dengan rancangan pre post tes design. Data pengetahuan diolah diuji dengan Uji ststistik Wilcoxon dan data kualitas udara diuji dengan paired t test. Selanjutnya program pengembangan rumah bebas asap rokok di dusun Krajan kelurahan Bintoro kecamatan Patrang mencoba mengaplikasikan teori difusi dan inovasi melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) penyuluhan kesehatan dengan media Poster bahaya asap rokok dapat meningkatkan pengetahuan keluarga ibu hamil tentang bahaya asap rokok. (2) keluarga ibu hamil di kelurahan Bintoro, kecamatan Patrang kabupaten Jember yang pengetahuannya tentang bahaya asap rokok pada kategori baik sepakat dan mendukung dengan Program Rumah Bebas Asap Rokok. (3) Program Rumah Bebas Asap Rokok di keluarga ibu hamil di kelurahan Bintoro, kecamatan Patrang kabupaten Jember selama 1 bulan, dapat menurunkan kadar CO2 dan kelembaban udara di dalam rumah hamil Program Rumah Bebas Asap rokok di keluarga ibu hamil sangat bermanfaat sehingga perlu dikembangkan dikawasan lain yang lebih luas. Juga perlunya perluasan wilayah program kawasan bebas asap rokok misalnya Kampung atau Kelurahan bebas Asap Rokok. Kata Kunci ; rumah bebas asap rokok, perlindungan perokok pasif



Lampiran

File Abstraksi : [ Unduh ]