Karya Tulis Ilmiah



PENGETAHUAN DAN PERILAKU HYGIENE SANITASI TENAGA PENJAMAH MAKANAN PADA PENYELENGGARAAN MAKANAN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH dr. SOEDONO MADIUN

Prodi : POLTEKKES KEMENKES MALANG DIII GIZI
Pengarang : IKA MUJI SULISTYANINGRUM
Dosen Pembimbing : Bachyar Bakri dan Sri Endang Surowati.
Klasifikasi/Subjek : ,
Penerbitan : , Malang: 2014.
Bahasa : Indonesia
PENYIMPANAN
Lokasi : PUSAT-33-A-
Jumlah : 0

Abstraksi

ABSTRAKSI Ika Muji Sulistyaningrum. Pengetahuan dan Perilaku Hygiene Sanitasi Tenaga Penjamah Makanan pada Penyelenggaraan Makanan di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Soedono Madiun. Dibimbing oleh pembimbing I Bachyar Bakri dan Pembimbing II Sri Endang Surowati. Penyelenggaraan makanan rumah sakit adalah suatu rangkaian kegiatan mulai dari perencanaan menu sampai dengan pendistribusian makanan kepada pasien, dalam rangka pencapaian status kesehatan pasien yang optimal. Hygiene sanitasi karyawan merupakan salah satu hal yang harus diperhatikan. Penjamah makanan adalah orang yang secara langsung berhubungan dengan makanan. Di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Soedono Madiun menunjukkan rata-rata tenaga penjamah makanan berpendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA) dengan masa kerja lebih dari 3 tahun. Tetapi masih ditemukan tenaga penjamah makanan yang kurang patuh dengan peraturan seperti kurangnya penggunaan APD, pemakaian assesories berlebih, dan bercakap-cakap selama bekerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan dan perilaku hygiene sanitasi tenaga penjamah makanan pada penyelenggaraan makanan. Penelitian ini bersifat deskriptif observasional yang dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Soedono Madiun pada bulan Maret-Mei 2014. Jumlah sampel tenaga penjamah sebanyak 20 orang yang diambil sesuai dengan kriteria yaitu terdaftar sebagai karyawan di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Soedono Madiun, terlibat langsung dalam penyelenggaraan makanan, melakukan kontak dengan makanan, dan bersedia dijadikan responden. Data pengetahuan dikumpulkan menggunakan kuesioner dan wawancara. Data mengenai perilaku dikumpulkan menggunakan form pengamatan (checklist) dengan melakukan observasi langsung pada saat penyelenggaraan makanan. Dari penelitian diperoleh hasil bahwa tingkat pendidikan penjamah makanan 95% SMA dan 5% Perguruan Tinggi. Masa kerja tenaga penjamah makanan ≤3 tahun sebesar 20% sedangkan masa kerja penjamah makanan >3 tahun sebesar 80%. Semua tenaga penjamah makanan di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Soedono Madiun tidak memiliki sertifikat kesehatan. Tingkat pengetahuan tenaga penjamah makanan di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Soedono Madiun 90% baik dan 10% cukup. Dan hasil observasi pada perilaku tenaga penjamah 85% baik dan 15% cukup. Masih diperlukan pemeriksaan kesehatan yang menyeluruh kepada tenaga penjamah makanan di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Soedono Madiun. Kata Kunci : pengetahuan tenaga penjamah, perilaku hygiene sanitasi



Lampiran