Karya Tulis Ilmiah



PENGARUH SUBTITUSI TEPUNG TULANG IKAN BANDENG (Chanos chanos) dan TEPUNG TEMPE TERHADAP NILAI ENERGI, KADAR ZAT GIZI (KARBOHIDRAT, PROTEIN, LEMAK, KALSIUM),MUTU PROTEIN, dan KARAKTERISTIK FISIK COOKIES SEBAGAI ALTERNATIF SNACK TINGGI KALSIUM

Prodi : POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII GIZI
Pengarang : ANISA OCTAVIANA LARASATI
Dosen Pembimbing : Agus Heri Santoso,STP.,M.Si.
Klasifikasi/Subjek : ,
Penerbitan : , Malang: 2015.
Bahasa : Indonesia
PENYIMPANAN
Lokasi : PUSAT-33-A-
Jumlah : 0

Abstraksi

ABSTRAK ANISA OCTAVIANA LARASATI. Pengaruh Subtitusi Tepung Tulang Ikan Bandeng (Chanos chanos) dan Tepung Tempe terhadap Nilai Energi, Kadar Zat Gizi Karbohidrat, Lemak, Protein, Kalsium), Mutu Protein, dan Karakteristik Fisik cookies sebagai Alternatif Snack Tinggi Kalsium. Karya Tulis Ilmiah, Program Studi DIII Gizi Malang, Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Pembimbing : Agus Heri Santoso,STP.,M.Si. Asupan zat gizi yang mempunyai peran penting dalam masalah pangan dan gizi adalah kalsium. Kekurangan asupan kalsium dapat menyebabkan penyakit osteoporosis. Konsumsi kalsium rata-rata orang Asia tergolong rendah yaitu, 450 mg/hari. Berdasarkan data yang diberikan oleh Puslitbang Gizi dan Makanan Depkes RI pada tahun 2002 menunjukkan bahwa rata-rata konsumsi masyarakat Indonesia masih jauh dari angka kecukupan kalsium yang dianjurkan yaitu sebanyak 254 mg/hari. Sedangkan rata-rata orang Indonesia hanya mengkonsumsi kalsium 10,5 gram. Tepung tulang ikan dan tepung tempe dapat dimanfaatkan sebagai bahan subtitusi dalam pembuatan cookies. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh subtitusi tepung tulang ikan bandeng dan tepung tempe terhadap nilai energi, kadar zat gizi (karbohidrat, lemak, protein, kalsium), mutu protein, dan karakteristik fisik cookies (warna, aroma, rasa, tekstur) sebagai alternatif snack tinggi kalsium. Jenis penelitian adalah eksperimen dengan perlakuan subtitusi tepung tulang ikan bandeng dan tepung tempe sebagai dasar pembuatan cookies. Penelitian ini menggunakan 4 taraf perlakuan yaitu P0, P1, P2, dan P3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subtitusi tepung tulang ikan bandeng dan tepung tempe memberikan pengaruh berupa peningkatan kadar protein, kadar lemak, dan kadar kalsium, sedangkan untuk kadar karbohidrat cookies hasil subtitusi menurun dibandingkan dengan cookies standart (P0). Untuk karakteristik fisik cookies, dengan semakin banyaknya penambahan tepung tulang ikan bandeng dan tepung tempe sifatnya kurang menarik. Kata Kunci : Tepung Tulang Ikan Bandeng, Tepung Tempe, Cookies, Nilai Energi, Kadar Zat Gizi, Karaktersitik Fisik, Mutu Protein.



Lampiran