Karya Tulis Ilmiah



PROPORSI JUMLAH DAN JENIS KARBOHIDRAT, PROTEIN, DAN LEMAK ASUPAN MAKANAN PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 DI PUSKESMAS CISADEA KOTA MALANG

Prodi : Polkesma Gizi
Pengarang : NINDA YUDHA PRATIWI
Dosen Pembimbing : Etik Sulistyowati.
Klasifikasi/Subjek : ,
Penerbitan : , Malang: 2015.
Bahasa : Indonesia
PENYIMPANAN
Lokasi : PUSAT-25-A-
Jumlah : 0

Abstraksi

ABSTRAKSI Ninda Yudha Pratiwi, 2015. Proporsi Jumlah dan Jenis Karbohidrat Protein dan Lemak Asupan Makanan Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Di Puskesmas Cisadea Kota Malang. Karya Tulis Ilmiah, Program Studi DIII Gizi Malang, Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Dibimbing Oleh: Etik Sulistyowati. Diabetes Melitus merupakan salah satu penyakit degeneratif, dimana terjadi gangguan metabolisme karbohidrat, lemak, protein serta ditandai dengan tingginya kadar gula dalam darah (hiperglikemia) dan dalam urin (glukosuria). Kepatuhan diet merupakan pilar penting untuk keberhasilan pengelolaan Diabetes Melitus mencapai kadar glukosa normal serta untuk mencegah komplikasi kronik pada Diabetes Melitus pada berbagai organ tubuh. Diet penderita Diabetes Melitus meliputi pengaturan kalori, dan pemberian makan karbohidarat, protein dan lemak yang terdapat dalam ketujuh kelompok penggolongan makanan. Proporsi anjuran jumlah karbohidrat yang dikonsumsi oleh penderita Diabetes Melitus adalah 45 – 55% dari total energi yang dikonsumsi, 10 – 15% protein dari total energi dan 20 – 25% lemak dari total energi. Konsumsi gula sederhana untuk penderita Diabetes Melitus juga harus dibatasi yaitu sebesar ≤5% untuk penderita Diabetes Melitus. Penenilitan ini dilakukan di Puskesmas Cisadea Kota Malang yang bertujuan untuk menghitunga proporsi jumlah dan mengidentifikasi jenis karbohidrat, protein dan lemak pada penderita Diabetes Melitus tipe 2. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dan dilakukan pada bulan Februari – Maret 2015. Sampel yang digunakan adalah penderita Diabetes Melitus tipe 2 yang menjalani rawat jalan di Puskesmas Cisadea Kota Malang pada saat peneliti melakukan penelitian yaitu sebanyak 30 orang. Sebagian besar penderita yang menjadi responden berumur lebih dari 40 tahun. Penelitian yang dilakukan yaitu dengan menghitung jumlah asupan masing-masing jenis zat gizi berdasarkan asupan makanan responden yang diperoleh dengan menggunakan metode wawancara Recall 24 jam. Hasil dari penelitian ini diperoleh rerata konsumsi karbohidrat responden dalam satu hari dikategorikan tepat yaitu sebesar 59,8% dengan konsumsi gula sederhana sudah tepat dilihat dari rerata jenis karbohidrat yang dikonsumsi adalah 0,1%, rerata asupan protein masih belum tepat yaitu 11,8 gram per hari dengan rerata perbandingan asupan protein hewani dan protein nabati masih belum seimbang yaitu 25% : 75%, asupan lemak masih belum tepat yaitu 30,1% dengan jenis lemak SAFA, PUFA dan MUFA yang juga masih belum seimbang yaitu 9,73%, 5,67% dan 4,94%. Dilihat dari konsumsi makanannya responden banyak yang mengkonsumsi makanan dengan jenis pengolahan yaitu digoreng. Dari hasil tersebut diharapkan bisa menjadi masukan untuk upaya intervensi yang kedepannya bisa memperbaiki pola konsumsi penderita Diabetes Melitus agar bisa seimbang. Intervensi bisa dilakukan oleh ahli gizi agar saat konseling bisa memotivasi penderita untuk menyeimbangkan konsumsinya.



Lampiran