Karya Tulis Ilmiah



ANALISIS DISTRIBUSI PENDAPATAN DAN KONSUMSI TERHADAP PEMENUHAN ENERGI DAN PROTEIN SERTA KAITANNYA DENGAN STATUS GIZI BALITA ETNIS JAWA DAN MADURA

Prodi : D-III Gizi
Pengarang : Ericha Risdawati
Dosen Pembimbing : Ibnu Fajar SKM, M.Kes
Klasifikasi/Subjek : ,
Penerbitan : , Malang: 2016.
Bahasa : Indonesia
PENYIMPANAN
Lokasi : PUSAT-33-A-
Jumlah : 0

Abstraksi

ABSTRAKSI Ericha Risdawati (2016), Analisis Distribusi Pendapatan dan Konsumsi terhadap Pemenuhan Energi dan Protein serta Kaitannya dengan Status Gizi Balita Etnis Jawa dan Madura (Kajian di Desa Kasembon Kecamatan Bululawang Kabupaten Malang). Karya Tulis Ilmiah, Program Studi DIII Gizi Malang, Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang (Dibawah bumbingan Ir. Astutik Pudjirahaju, M.Si). Keberhasilan pembangunan suatu bangsa ditentukan oleh ketersediaan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas yaitu SDM dengan fisik tangguh, mental kuat, kesehatan prima serta cerdas sehingga tingkat produktivitas tinggi. SDM berkualitas ditentukan status gizi yang dipengaruhi jumlah pangan atau susunan makanan yang diasup. Faktor yang mempengaruhi jumlah pangan dan susunan makanan diantaranya kurangnya penyediaan pangan, kemiskinan, dan kebiasaan makan. Kebiasaan makan pada masyarakat dicermati melalui adanya pangan pantangan atau larangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh distribusi pendapatan dan konsumsi terhadap pemenuhan energi dan protein serta kaitannya dengan status gizi balita etnis Jawa dan Madura di Desa Kasembon, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang. Jenis penelitian adalah analitik observasional dengan desain cross sectional. Subjek penelitian 51 balita etnis Jawa dan 6 balita etnis Madura beserta seluruh anggota keluarga balita yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Pengolahan dan analisis data menggunakan analisis statistik Regresi Logistik Berganda pada tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan 72,5% pendapatan/kapita/bulan keluarga balita etnis Jawa tergolong tidak miskin sedangkan 66,7% keluarga balita etnis Madura tergolong miskin, pola makan balita etnis Jawa dan Madura tergolong sangat rendah yaitu 83,37% dan 41,67%, tingkat pemenuhan energi balita etnis Jawa 50,9% tergolong normal sedangkan balita etnis Madura 66,7% tergolong defisit tingkat berat, tingkat pemenuhan protein etnis Jawa dan Madura 45,1% dan 50% diatas Angka Kecukupan Gizi (AKG), ketimpangan distribusi pendapatan keluarga balita etnis Jawa dan Madura tinggi dengan indeks gini 0,74 dan 0,67. Ketimpangan distribusi konsumsi energi etnis Jawa dan Madura sebesar 54,9% dan 66,7% tergolong rendah, ketimpangan distribusi konsumsi protein etnis Jawa dan Madura sebesar 58,8% dan 66,7% tergolong rendah, status gizi balita etnis Jawa dan Etnis Madura sebesar 64,7% baik dan 50% Kurang. Variabel yang signifikan mempengaruhi status gizi balita etnis Jawa adalah pendapatan (p=0,006) dan tingkat pemenuhan energi (p=0,014). Variabel signifikan mempengaruhi status gizi balita etnis Madura adalah pendapatan (p=0,008) dan kesenjangan konsumsi energi (p=0,036), kesenjangan konsumsi energi pada keluarga balita etnis Madura disebabkan karena pendapatan/bulan keluarga balita cenderung dibawah UMK Kab. Malang sehingga bedampak pada status gizi balita etnis Madura yang cenderung dalam kategori kurang. Pemenuhan protein balita etnis Jawa dan Madura tergolong diatas AKG karena balita suka mengkonsumsi bakso dan sosis daging sapi yang mengandung tinggi protein. Kata Kunci : Distribusi Pendapatan, Distribusi Konsumsi, Pemenuhan Energi dan Protein, Status Gizi Balita, Etnis Jawa dan Madura



Lampiran