Karya Tulis Ilmiah



STUDI KASUS PELAKSANAAN INISIASI MENYUSU DINI DAN BOUNDING ATTACHMENT PADA IBU POST PARTUM DI PUSKESMAS DINOYO KOTA MALANG

Prodi : PROGRAM STUDI D-III KEPERAWATAN MALANG
Pengarang : VICTOR BIMA OCTOCLEV
Dosen Pembimbing : Sri Mudayatiningsih, S.Kp., M. Kes
Klasifikasi/Subjek : , Inisiasi Menyusu Dini, Bounding Attachment, Post Partum
Penerbitan : , Malang: 2018.
Bahasa : Indonesia
PENYIMPANAN
Lokasi : ---
Jumlah : 0

Abstraksi

ABSTRAK Victor Bima Octoclev (2018). Studi Kasus Pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini dan Bounding Attachment pada Ibu Post Partum di Puskesmas Dinoyo Kota Malang. Karya Tulis Ilmiah Deskriptif Studi Kasus, Program Studi Diploma III Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing Sri Mudayatiningsih, S.Kp., M. Kes. Proses bounding pada bayi baru lahir sangat dibutuhkan untuk membentuk suatu ikatan awal antara ibu dan bayinya yang berfungsi meningkatkan hubungan antara ibu dan anak pada saat kelahiran dan setelahnya dengan memfasilitasi ibu melakukan Inisiasi Menyusu Dini (IMD). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bounding attachment pada ibu post partum dengan melakukan IMD segera setelah bayi dilahirkan. Jenis penelitian ini adalah studi kasus dengan metode observasi partisipatif menggunakan dua subyek penelitian dengan fokus studi bayi yang berhasil IMD dan bayi yang tidak berhasil IMD. Dilakukan wawancara dan observasi menggunakan instrumen berupa daftar riwayat kelakuan (anecdotal record), checklist dan skala penilaian ukuran ordinal. Dilakukan analisis kualitatif, data disajikan dalam bentuk narasi. Hasil penelitian studi kasus diperoleh data bahwa ketika IMD, observasi bounding subyek 1 (Ny. S parietas G9P8Ab000) yang bayinya berhasil melakukan IMD dalam waktu 47 menit dengan skor 5, diobservasi sampai hari ketiga post partum adalah skor 7, range score 5-7 (kebutuhan support untuk bounding bersifat ekstra) yakni kedekatan ibu dan bayi masih kurang dan perlu ditingkatkan. Sedangkan observasi bounding saat IMD pada subyek 2 (Ny. C parietas G3P2Ab000) yang bayinya tidak berhasil melakukan IMD sampai waktu 90 menit dengan skor 8, diobservasi sampai hari ketiga post partum adalah skor 9, range score 8-10 (kebutuhan support untuk bounding bersifat biasa biasa saja) yakni kedekatan ibu dan bayi baik dan perlu dipertahankan. Kesimpulan bayi yang berhasil dan bayi yang tidak berhasil melakukan IMD tidak mempengaruhi proses bounding attachment pada ibu post partum. Diskusi untuk peneliti selanjutnya adalah fokus studi yang serupa dengan menambah kriteria pengetahuan ibu dan dukungan petugas kesehatan dalam memfasilitasi IMD ibu parietas multi/grandemultipara terhadap bounding attachment. Kata Kunci: Inisiasi Menyusu Dini, Bounding Attachment, Post Partum



Lampiran

File BAB-1 : [ Unduh ]

File BAB-2 : [ Unduh ]

File BAB-3 : [ Unduh ]

File BAB-5 : [ Unduh ]

File Daftar Pustaka : [ Unduh ]