Karya Tulis Ilmiah



HUBUNGAN SELF EFFICACY IBU BERSALIN DALAM MENGHADAPI PERSALINAN DENGAN INTENSITAS NYERI PERSALINAN KALA 1 FASE AKTIF DI PMB NGADILLAH DESA ASRIKATON KECAMATAN PAKIS

Prodi : DIPLOMA IV Kebidanan
Pengarang : DURROTUL MAHNUNIN
Dosen Pembimbing : Rita Yulifah, S.Kp., M.Kes.
Klasifikasi/Subjek : ,
Penerbitan : , Malang: 2018.
Bahasa : Indonesia
PENYIMPANAN
Lokasi : ---
Jumlah : 0

Abstraksi

ABSTRAK Mahnunin, Durrotul. 2018. Hubungan Self Efficacy Ibu Bersalin dalam Menghadapi Persalinan dengan Intensitas Nyeri Persalinan Kala I Fase Aktif di PMB Ngadilah Desa Asrikaton Kecamatan Pakis. Skripsi Program Studi DIV Kebidanan Jurusan Kebidanan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing Utama : Rita Yulifah, S.Kp., M.Kes. Pembimbing Pendamping : Afnani Toyibah, A.Per.Pen., M.Pd Angka kejadian nyeri persalinan menggambarkan sebagian besar ibu merasakan nyeri sangat hebat dan hampir setengahnya nyeri sedang. Dampak nyeri persalinan jika tidak dilakukan penanganan akan menimbulkan kesakitan bagi ibu dan janin. Ibu diharapkan dapat menggunakan kemampuannya sendiri seperti mekanisme koping adaptasi saat nyeri timbul. Oleh karena itu perlu penguatan faktor psikologis dengan meningkatkan elemen self efficacy agar ibu yakin bahwa dia mampu melakukan mekanisme koping saat nyeri persalinan timbul sehingga diharapkan nyeri yang dirasakan ibu bersalin memiliki kecenderungan dengan nyeri yang lebih rendah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan self efficacy ibu bersalin dalam menghadapi persalinan dengan intensitas nyeri persalinan kala I fase aktif. Desain penelitian analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Jenis populasi infinitif yaitu ibu bersalin kala I fase aktif pada bulan Juni 2018 dan sampel sebanyak 20 ibu bersalin sesuai kriteria inklusi dengan teknik sampling consecutive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Childbirth Self Efficacy Inventory dan lembar observasi Numeratic Rating Scale. Analisa data menggunakan uji Spearman rank dengan hasil ρ value (0,000) < α (0,05), dapat disimpulkan bahwa H1 diterima yang berarti terdapat hubungan antara dua variabel. Semakin tinggi self efficacy ibu bersalin, nyeri yang dirasakan cenderung tidak mengarah kearah nyeri berat. Self efficacy diharapkan dapat dijadikan asuhan terkait dalam penurunan intensitas nyeri persalinan. Kata Kunci : Self efficacy, Nyeri Persalinan



Lampiran

[ Sampul Depan ][ Sampul Dalam ]

File Lembar Pengesahan : [ Unduh ]

File Abstraksi : [ Unduh ]

File Kata Pengantar : [ Unduh ]

File Daftar Isi : [ Unduh ]

File BAB-1 : [ Unduh ]

File BAB-2 : [ Unduh ]

File BAB-3 : [ Unduh ]

File BAB-5 : [ Unduh ]

File Daftar Pustaka : [ Unduh ]

File Lampiran : [ Unduh ]